reaksi awal pemakaian cream natasha
Padaawal pemakaian produk tidak merasakan perubahan apapun creamnya ringan dan cepat meresap selain itu juga tidak lengket pemakaian harus rutin pagi dan malam hari cream malam masih 1 pot. Berikut ini merupakan reaksi awal pemakaian theraskin namun tidak semua kulit wajah mengalami hal dibawah ini kembali lagi pada jenis kulit dan bagaimana
ProdukErtos Beauty Care Reaksi Awal Pemakaian Cream Ertos. Ertos beauty care sampai saat ini sudah mempunyai produk lebih dari 40 varian, untuk perawatan dari ujung kaki sampai ujung rambut. Face Care : Facial Treatment NA18161206308; Facial Wash Brightening NA18181203673; Facial Refresher Toner NA18161203369; Masker Kinclong NA 18170201161
Tag Reaksi awal pemakaian cream B ERL. Toko Online Yang Menjual Skincare Lightening Series Terpercaya. Lightening Series merupakan sebuah produk skincare B Erl Cosmetics yang saat ini banyak dicari orang terutama mereka yang ingin cantik dengan produk skincare halal dan aman. Kabar baiknya, produk ini sudah memiliki izin edar BPOM sehingga
ApakahBenar Awal Penggunaan Produk Rinna Diazella Skincare akan mengalami proses DETOX ?Tidak benar Pemakaian diawal produk Rinna Diazella Skincare Anda aka
ReaksiAwal Pemakaian Cream. Kecantikan dan kesehatan kulit wajah menjadi hal yang sangat penting. Khususnya bagi kaum hawa yang kurang percaya diri dengan penampilannya saat ini. Perawatan khusus menjadi salah satu alternatifnya. Karena itu, hingga saat ini terhadap produk Lightening Series B Erl Cosmetics semakin meningka. Cream yang satu ini
Top 20 Site De Rencontre Gratuit.
Hai.. Sudah senin kembali ; Setelah senin minggu lalu saya membahas perlawanan saya melawan jerawat dan sekarang ini adalah lanjutan cerita sebelumnya eh buka lho ini kan beda brand rima?? Iya iya yang penting perlawanan melawan jerawat ciinnnn.. D Lanjutankan perlawanan melawan jerawat, kali ini kita mulai lagi. Fighting yeaahh. TerlaluBersemangat Ini sudah bagian ke 5 saya melawan jerawat. Kali ini saya menggunakan produk dari Natasha Skincare. Untuk melihat perlawanan jerawat saya sebelumnya sudah saya sediakan link di bagian bawah ya. ^^ Saya yakin, disini sudah mengenal yang namanya Natasha karena namanya sudah begitu banyak dibeberapa kota bahkan sekarang sudah ada di Malaysia. Saya ceritakan sedikit mengenai Natasha ya yang saya ketahui dan untuk yang belum mengetahui Natasha Skincare Clinic Center. Natasha ini produk dari Setyawan yang berawal hanya membuat krim buat istrinya yang biasa dipanggil bu Onni dan karena krim yang dibuat cocok buat istri dan teman-teman istrinya banyak yang nanya tentang perawatan yang beliau pakai, akhirnya teman-teman istri minta buatkan dengan Setyawan. Bermulai dari itu dan berita menyebar dari mulut ke mulut sehingga membuka cabng pertama nya di Jogja karena belian tinggal disana dan juga mungkin orang Jogja juga saya tidak mengetahui. Setyawan bukan lah seorang dokter kulit tetapi mempunyai banyak sertifikat mengenai berbagai pelatihan dari berbagai negara yang beliau ikuti. Sampai sekarang Natasha berkembang begitu besar dan mempunyai cabang di setiap daerah seluruh Indonesia termasuk Papua dan sudah sampai ke luar negeri yaitu Malaysia. Seperti itu cerita Natasha berawal dan sampai sekarang. Oh ya, Natasha itu diambil dari nama anak beliau yang perempuan. Beliau hanya mempunyai 2 anak yang pertama laki-laki dan yang kedua perempuan yaitu yang bernama Natasha. Mengenai produk malam ini, tidak ada penjelasannya di website Natasha jadi saya tidak bisa menuliskannya disini. So, daripada galau dan bete baca cerita saya panjang beneeerrrr mendingan kali ini langsung dibahas saja ya. Packagingnya sangat simple dengan tempat berwarna putih dan stiker berwarna biru. Tulisan distikernya Natasha by Setyawan. Ke samping kanan ada tulisan Apotek Natasha beserta alamat di cabang masing-masing dan nama apotek masing-masing cabang. Samping kirinya bertuliskan obat luar digunakan malam hari. Sebenarnya kalau distiker biru ini saja sudah ada tulisan untuk pemakaian malam hari tidak perlu lagi ada stiker di atas tutupnya yang bertuliskan "malam" tetapi bisa juga sih untuk mempermudah pencarian. Bagian atasnya ada stiker putih bertempel dengan tulisan malam yang berarti untuk pemakaian malam hari. Bagian bawah kemasan bertuliskan kode dari krim malam ini yaitu AM2-M. Setelah dibuka tutupnya ada bagian penghalang berwarna putih bening dari plastik agar si krim tidak tumpah dan bleber kemana-mana. zoom untuk menglihat penghalangnya Tekstur dari krim ini tidak terlalu kental dan tidak cair. Ya, ditengah-tengah lah ya. Tidak bikin lengket juga di wajah. swatch di tangan saat di blend Wangi dari krim ini enak kayak wangi bunga. Dijamin wanginya tidak menggangu karena wanginya tidak menyengat di hidung. Untuj cara pemakaian krim malam ini, sama dengan krim lainnya hanya saja krim ini dipakainya tipis-tipis dan untuk dibagian jerawatnya ditotol lebih banyak. Untuk krim Natasha ini sebelumnya saya sudah pernah menggunakan 1 tahun dan berhenti beberapa bulan karena kecewa saat MTS menimbulkan jerawat saya kembali bersemi dan wara wiri mencari krim yang cocok tetapi tetap tidak ada yang cocok. Gambar di bawah ini setelah saya pemakaian Medi-Klin TR kurang lebih 1 bulan yang berarti masih ada jerawat di wajah saya, saya takut terlalu lama menggunakan MediKlin makanya saya kembali lagi ke Natasha. Foto kali ini tidak terlalu ekstrim dibandingkan yang sebelumnya.. D Hanya saja di foto ini wajah saya banyak meninggalkan bopeng di wajah saya. Foto ini setelah pemakaian kurang lebih 3-4 bulanan. Saya tidak hanya menggunakan krim ini tetapi juga melakukan chemical peeling setiap bulan di Natasha. Pipi kiri Pipi kanan Jidat / dahi Hidung Dagu Tidak ada tertera ingredients Tidak perlu ada stiker "malam" dibagian tutup. Packaging simple Bekerja sangat cepat untuk jerawat-jerawat saya Menghulangkan komedo Wajah terlihat cerah Rekomendasi untuk kulit berminyak dan berjerawat Wanginya enak Harga tidak terlalu mahal Gampang ditemukan karena Natasha banyak cabang. Untuk pembelian krim ini langsung saja datang ke Natasha nya. Daerah Banjarmasin ada di Duta Mall Banjarmasin lantai paling atas. Harga dari krim malam ini adalah 85k tetapi karena saya mempunyai kartu member Natasha jadi saya mendapatkan diskon dan harga krim ini menjadi 77k. Selalu dan akan selalu karena saya sudah sangat cocok dengan krim ini. Pasti dalam benak kalian ada pertanyaan atau pemikiran kayak begini. Kok mau beli terus-terusan seh, nggak takut ketergantungan? Kenapa harus takut ketergantungan memangnya kalian kalo beli krim diluaran atau yang drugstore ga ketergantungan? D Kalian juga pasti kalau habis beli lagi toh yg di drugstore, apa tuh namanya ga ketergantungan? Hellowwww.. MulaiAlay *males ladenin kalo jawab kayak begituan aku nya mah. Hehe P Sebenarnya tidak ada kata "ketergantungan" dalam kamus saya, intinya hanya kalau kamu menggunakan suatu produk terus berhenti menjadi kusam dan lainnya itu bukan karena ketergantungan melainkan yang awalnya kulit diberi nutrisi tiba-tiba tidak diberi nutrisi ya muka jadi kusa, kering, mengelupas, berminyak dan hal lainnya. Bayangkan saja seperti tanaman tanpa air. Untuk membaca mengenai perlawanan saya melawan jerawat dari part 1 - part 3 klik link di bawah ini LOVE, Ikuti blog baru saya ini ya.. Makasih.. ^^
Rangkaian Natasha SkincareNgomongin skincare emang nggak ada selesainya ya Tuhannnnn… Apalagi kalau muka lagi breakout gara-gara obat yang kukonsumsi. Biasanya pakai skincare routine cocok-cocok aja, ini malah nggak mempan. Kali pertama banget jerawatan yang separah ini, sampai kadang lihat muka sendiri aja udah malas. Apalagi kalau ketemu teman-teman terus dikomenin “eh kok jadi jerawatan? Kok jerawatnya makin parah?†ya gimana, selama minum obat yang berhubungan dengan hormon selama itu juga jerawat bakal muncul. *bodo amat yang penting sehaaatttt!!!! Alibi ngadem-ngademi awake Awal tahun lalu sempat nyobain Natasha skincare by dr. Fredi Setyawan sekalian nyoba Ya siapa tahu cocok kan? Natasha skincare ini memiliki cabang di kota-kota besar, produknya juga sudah BPOM dan ada label halalnya kok. Kemarin aku nyoba Natasha cabang Purwokerto tepatnya di Jl. Jend. Soedirman No. dikomporin sama ponakan yang pakai Natasha skincare, terhasutlah aku. Dasar LEMAH dengan hasutan! Huhuhu… Btw, masalah kulitku acne porn. Tergolong kulit sensitif banget sih, kena debu dikit aja bisa memicu jerawat. Udah gitu, tangan nggak bisa anteng, kalau ada jerawat satu aja pasti aku pencetin. Padahal haram hukumnya mencetin jerawat. Tapi tetap aja diotak atik mulu. Tau-tau udah berdarah aja! *toyor kepala!Udah yuk mending kita bahas produk dari Natasha skincare by dr. Fredi Setyawan apakah cocok dengan tipe kulitku? Atau malah makin breakout?1. Amino Facial Wash Deep CleanserAmino Facial Wash Deep Cleanser NatashaCiri khas kemasan facial wash Natasha berwarna putih. Lebih mirip botol gitu, isinya 100 g. Tutupnya puteran berbentuk tabung, kalau botol facial washnya dijengking pasti isinya langsung keluar tanpa dipencet karena teksturnya cair agak kental dikit. Warnanya putih butek, agak bening sih. Kalau aromanya kusuka. Nggak begitu menyengat. Wangi bunga gitu, bikin fresh. Seger!Amino Facial Wash Deep Cleanser Natasha mengandung surfaktan asam amino. Cara pakainya cukup tuangkan sedikit facial wash lalu gosok-gosokkan di telapak tangan sampai berbusa, barulah busanya diusapkan ke seluruh wajah. Setelah itu, bilas menggunakan air mengalir hingga bersih. Yang kusuka dari facial wash Natasha nggak terasa lengket setelah diaplikasikan, cuma beberapa menit setelah cuci muka kulit terasa kenyal oily gitu, overall suka baunya dan teksturnya. Mencerahkan? Iya. Tapi sedikit. *dasare kluwes be lahŸ˜Harga Amino Facial Wash Deep Cleanser Natasha kisaran Rp. Moisturizing Skin TonerMoisturizing Skin Toner Kemasan Toner dan facial wash Natasha sama persis alias plek jiplek. Untung facial washnya aku taruh di kamar mandi, coba kalau aku taruh dekat Toner di meja kamar. Bisa-bisa salah pakai facial wash buat Toner. WkwkwkTapi nggak ding karena tekstur tonernya cair banget. Berwarna bening, mirip air bening biasa cuma ada aromanya. Wanginya kusuka, soft gitu. Bau bunga. Tapi bukan bunga desa. Eak!Cara menggunakan toner cukup tuangkan sedikit pada kapas, lalu usapkan secara merata pada wajah dan leher. Tentunya dipakai setelah cuci muka dong ya!Moisturizing Skin Toner ini mengklaim dapat membersihkan dan melembabkan kulit. Apakah iya? Memang sih muka lebih segar ketika dipakain toner. Melebabkan? Iya juga. Tapi menurutku nggak begitu ngefek di kulit acne porn kaya Moisturizing Skin Toner kisaran Rp. Day Cream No Seri AP1ADay Cream No Seri AP1ASetelah menggunakan facial wash dan toner, ritual selanjutnya sebelum beraktivitas adalah menggunakan krim pagi. Kemasan krim pagi Natasha standar banget kaya krim skincare pada umumnya. Pot gitu, dilapisi tutup bening. Mirip dengan kemasan skincare Superskin dan Almas krim pagi Natasha creamy banget, setelah dibland berasa muka langsung berminyak. Aku kurang begitu suka, soalnya kalau makin siang muka makin berminyak. Risih aja, bawannya pengin cuci muka mulu. Warna krim pagi Natasha ini putih pekat. Untuk baunya juga kurang suka, agak bau obat. Walaupun masih ada bau bunga dikit Day Cream No Seri AP1A kisaran Rp. Night Cream No Seri AM2AANight Cream No Seri AM2AADasar cewek, mau tidur aja masih ngurusin muka. Jadi tuh, sebelum tidur sempat nggak sempat harus cuci muka dulu, totol-totolin pakai toner lanjut pakai krim malam dari Natasha. Kemasan krim malam sama persis seperti kemasan krim pagi, cuma di tutup potnya ada keterangan krim malam/ mirip juga seperti krim pagi, creamy gitu. Setelah diaplikasikan, muka terasa lebih kenyal berminyak gitu. Krim malam Natasha berwarna putih bening agak kepinkan gitu, tapi waktu pembelian pot pertama seingatku krimnya berwarna putih, sedangkan waktu pembelian pot ke dua warnanya agak berubah, padahal nomor seri krim malamnya masih sama, saat kutanya ke mbak-mbak kasirnya katanya nggakpapa, memang warnanya gitu. Aroma krim malam Natasha bikin nggak kuat banget, bau obat gitu, bikin mau muntah. Tapi ya gimana, semua demiiii demiiii.. wkwkwkHarga Night Cream No Seri AM2AA kisaran Rp. Cream Iritasi AircalmCream Iritasi AircalmEh kenapa beli krim iritasi? Buat apa? Kulitnya iritasi kah? Oh tidak. Jadi saat treatment chemical peeling kulit muka harus benar-benar steril, nggak boleh pakai krim malam selama dua hari. Harus pakai krim Iritasi ini supaya kulit kembali netral. Kemasan, tekstur, dan warnanya mirip krim pagi, creamy, putih pekat. Bedanya aromanya nggak begitu menyengat. Malah hampir nggak berbau. Setelah digunakan, pagi harinya muka berminyak banget, tapi kenyal. Apalagi setelah cuci muka. uww…Harga Cream Iritasi Aircalm kisaran Rp. Pemakaian Natasha SkincareRangkaian Produk Natasha SkincareYas, apakah rangkaian produk Natasha yang aku pakai bikin kulit wajah mulus? Apakah jerawat yang di mukaku terhempas? Atau apakah muka tambah breakout?Setelah konsultasi dokter lebih dari empat kali, facial tiga kali, dan menghabiskan masing-masing dua pot krim, aku memutuskan untuk berhenti dari Natasha skincare. Awalnya produk ini ngefek bagus di kulitku, tapi makin ke sini makin bikin jerawat muncul satu dua, dan parahnya jenis jerawatnya bukan jerawat biasa, tapi jerawat yang ada di lapisan kulit dalam gitu, gede-gede nggak bisa dipencet. Pegal banget gila. Udah coba konsulatasi ke dokter lagi, tapi tetap aja nggak ada perubahan. Misal malamnya pakai krim malam, terus paginya pasti benih jerawat muncul. Kan kezellll. Eh mungkin faktor obat yang kukonsumsi juga sih. Faktor makanan dan kecapekan juga sejauh ini dua ponakanku cocok semua pakai Natasha skincare, kulitnya mulus-mulus banget kaya pantat bayik baru lahir. Namanya juga cocok-cocokan, kadang di aku nggak cocok, tapi di orang lain cocok. Begitu juga Btw, share dong sekarang kamu lagi pakai skincare apa?Ella Fitria
10 Dec 2021Nina_Yusuf doesn't recommend this product! Pakai natasha ini,udah jalan 1,5 cukup sabar untuk mendapatkan hasilnya,alias tdk instan!Untuk harganya terbilang cukup price,untuk perdana mendapatkan produknya,harus merogoh kocek sekitar 1 jutaan pada waktu memang jerawat dengan kasus cukup berat,setelah beberapa minggu pemakaian,jerawatku berangsur2 setelah beberapa bulan pemakaian,wajahku lumayan glowing dan mulai muncul urat² kecil warna merah d pipiku kalau 3 hari saja tidak memakai krim pagi dan malamnya,muncul beruntusan2 kecil yang gatalnya bukan setelah 1 tahun pemakaian,jerawat yg tadinya sudah tdk ada,kembali muncul sdh berganti² krim sekarang ini,seperti buah simalakama,memakai produk natasha tetap jerawatan berhenti lebih parah lg,dan biar tidak breakout sangat parah,saat menstop semua bs langsung d stop lepas dari krim paginya aja,tdk bs langsug berhenti bertahap agar tidak muncul break out itu sekarang,saya sudah berhasil berhenti dari ketergantungan krim pagi,tirai,fc wash,dan buble krim malamnya yang belum berhasil saya stop ketergantungan yang belum menggunakan krim ini,mending d fikir² dulu sebelum menyesal! 😁Usage Period More than 1 yearPurchase Point Official Brand Store
Berikut adalah share pengalaman perawatan di natasha skincare. Pertama ke Natasha Skincare tahun 2010 bulan Desember. Saat itu keluhan kondisinya adalah wajah kusam dan berjerawat. Setelah berpikir panjang dan ngumpulin duit akhirnya datang ke natasha skincare, sambil berdoa semoga uangnya cukup dan cocok dimuka. Maklumlah untuk saya uang ratusan ribu adalah uang yang banyak, bukan uang recehan, apalagi waktu itu masih mahasiswa. Mengapa Natasha skincare yang dipilih? Karena saat itu belum nemu produk pasaran yang cocok dan takut gak cocok dikulit untuk pakai krim-krim tanpa pengawasan dokter. Pengalaman sebelumnya pernah pakai krim yang dibeli dari salah satu apotek yang malah bikin kulit jadi merah dan gatal-gatal, yang ujung-ujungnya malah ke dokter spkk spesialis kulit dan kelamin karena memang sudah parah dan bikin stres kalau ngaca. Bahkan ke dokter kulitnya pun bukan nambah sembuh tapi nambah parah, tambah stres lah saya. Saat itu berobat ke RSUD ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Masih belum nyerah dan pengen sembuh, akhirnya ke Dokter Spkk yang praktek sendiri karena dokternya sudah pensiun ceritanya ini dokter senior spkk di kotaku. Alhamdulillah, setelah pemakaian obat, krim dan sabun setelah seminggu pemakaian kulit jadi bener lagi. Walaupun pas pemakaian krim kulit jadi perih luar biasa. Berbekal pengalaman beli krim gak jelas yang akhirnya malah bikin kulit jadi merah dan gatal akhirnya memilih skincare atas pengawasan dokter yahhh, walaupun dokter di natasha bukan dokter spkk alias dokter umum. Krim abal-abal yang dibeli dengan harga hanya sekitar malah bikin cerita jadi panjang ke dua dokter spkk berbeda yang menghabiskan ratusan ribu rupiah, asem banget. Dan alasan lainnya ke natasha skincare adalah karena dokter yang menangani saya terakhir namanya dokter maria sudah meninggal dunia tidak lama setelah saya berobat. Gumawo dr. Maria, semoga tenang di sana. Oke, di natasha karena kunjungan pertama maka harus mengisi formulir. Tidak lama dipanggil dan masuk ke ruangan yang disambut sama dokter yang mukanya mulus banget, heheh. Pertama difoto terlebih dahulu dan dijelaskan bagaimana kondisi kulit kita. Kalau dibandingkan dengan pelayanan dokter spkk, pelayanan di natasha skincare ini terlalu singkat dan tidak mendetail, malah seperti sekedar formalitas. Saat itu dokter menyarankan untuk facial dan 2 minggu ke depan untuk konsultasi kembali. Setelah dapat resep, menunggu kembali untuk membayar dikasir. Saat itu ngabisin duit dapat krim pagi+malam, facial wash, milk cleanser, tirai semacam sun blok dan facial. Seumur hidup baru tau rasanya facial yang harganya pun menurut saya tidak murah saat itu 190k, tapi sebanding kok sama pelayanannya kalo facial. Baru tau juga kalau facial itu sakit sekali, sampai nangis-nagis bombay. Pemakaian krim-krim berjalan, hasilnya kulit jadi terlihat lebih terawat, kenyal, halus dan lebih cerah tapi masih ada saja jerawat-jerawat membandel tetapi kadang juga masih terlihat kusam dan sedikit memerah, tapi tentulah kulit yang “diusahakan” tentunya lebih baik dari kulit yang tidak dirawat. Ditahun 2012 kulit jadi ngelupas mengerikan sampai bisa dikelupas sendiri dan kulit jadi terasa perih. konsultasi ke dokter malah dibilang saya pakai krimnya kebanyakan. Padahal gak suka pake banyak-banyak, malah jadi jarang pakai semenjak kulit jadi ngelupas perih. Akhirnya dipertengahan tahun 2012 sekitar bulan agustus memutuskan untuk tidak menlanjutakan pemakaian produk natasha. karena sudah capek sama konsultasinya yang justru tidak menemukan solusi, malah menyalahkan saya yang pakai krimnya kebanyakan. Dannnn, kulit saya sudah tidak mengelupas gak jelas lagi setelah berhenti perawataan di natasha. Asik! Hehehe Enggak ngerti kenapa bisa begitu, padahal awal-awal baik-baik aja walaupun memang hasilnya gak mulus-mulus banget disaya. Mungkin kulit saya sudah lelah ya. Kalau dikalkulasikan tentulah sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit hampir 2 tahun pemakaian, pastilah sudah menyentuh angka juta. Setelah semua pengalaman perawatan di natasha skincare apa masih mau balik? nggak ah… hehe
reaksi awal pemakaian cream natasha